BANDUNG,- Sebanyak 34 peserta lolosan tahap lanjut Duta Koperasi 2024 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke-77 tingkat Provinsi Jawa Barat. Meraka akan mengikuti pembekalan perkoperasian mulai 2-3 Juli 2024, di Aula Bung Hatta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Selasa (2/7).

“Dari 63 pendaftar sebanyak 34 lolos seleksi administrasi dan akan mengikuti pembekalan perkoperasian selama 2 hari ini. Selama dua hari ini mereka akan diberikan materi terkait Teras Singakota, Public Speaking, Kepribadian, Modelling,” tutur Saeful Anwar, Ketua Pelaksana Duta Koperasi 2024.

Saeful mengatakan, tujuan kegiatan ini meningkatkan promosi koperasi Jabar kepada masyarakat, meningkatkan pemahaman betapa pentingnya koperasi di kalangan generasi muda, meningkatkan partisipasi pemuda dalam gerakan koperasi, “Kebanyakan Duta Koperasi adalah kalangan muda,” jelas Saeful.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi dalam sambutan yang dibacakan Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi Dinas KUK Provinsi Jawa Barat, Supriadi mengatakan, duta koperasi itu  corong koperasi bagi masyarakat. Pengelola koperasi harus mendunia melalui digitalisasi dan bicara koperasi sama dengan perusahaan. 

Hal tadi harus disosialisasikan ke masyarakat. Jumlah  Koperasi di Jabar 31.935 unit. Koperasi jenisnya  ada lima yakni Koperasi Simpan Pinjam, Koperasi Konsumen, Koperasi Produsen, Koperasi Pemasaran dan Koperasi Jasa. Para Duta Koperasi harus paham dan mampu menjelaskan hal ini kepada masyarakat.

“Tugas utama Duta Koperasi  mempromosikan koperasi ke masyarakat.  Penyambung lidah kepada masyarakat. Dukop harus mempelajari koperasi dan kinerja koperasi seperti apa? Terpenting bahwa koperasi itu bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, kesejahtaraan anggota dan masyarakat. Serta Koperasi mampu mengentaskan kemiskinan ekstrim dan menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran,” katanya. (ade*)