Bandung – Migimo, startup koperasi digital berbasis komunitas Pekerja Migran Indonesia asal Jawa Barat, berhasil melaju ke tahap Practitioner Training PIDI DIGDAYA x Hackathon 2026. Dari lebih dari 800 tim peserta, Migimo berhasil menembus 480 besar nasional dalam kompetisi inovasi keuangan digital bergengsi yang didukung oleh Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia, APUVINDO, dan LPPI.

Pencapaian ini bukan sekadar lolosnya sebuah startup dari saringan kompetisi. Ini adalah pengakuan atas sebuah gagasan yang lahir dari pengalaman nyata di lapangan.

Di balik Migimo berdiri tiga orang dengan latar belakang yang saling melengkapi. Tata Sugiarta, Founder & CEO, adalah purna Pekerja Migran Indonesia yang pernah bekerja di Jepang pada 2014–2017. Dari pengalaman itulah ia pertama kali merumuskan konsep Economic Sharing Remittance dan Remote Business Ownership — jawaban konkret atas "lingkaran setan" ekonomi yang ia rasakan sendiri sebagai pekerja migran.

Dadan Syarifudin memimpin seluruh kemitraan strategis dan eksekusi operasional, memastikan ekosistem bisnis yang dibangun Migimo bisa direplikasi dan berkelanjutan. Sementara Teguh Ari Prianto memimpin proses onboarding anggota lintas negara dan penguatan jaringan komunitas, memastikan setiap PMI dari Indramayu hingga Pennsylvania merasa menjadi bagian dari gerakan yang sama.

Paradoks Devisa yang Ingin Dipecahkan

Proposal Migimo yang bertajuk "Berangkat Migran, Pulang Juragan" berangkat dari sebuah paradoks yang selama ini luput dari perhatian. Lima juta Pahlawan Devisa Indonesia menyumbang Rp253,3 triliun pada 2025, namun keuntungan dari transaksi pengiriman uang justru mengalir ke operator remitansi asing. Diperkirakan Rp25–65 triliun per tahun bocor keluar hanya sebagai biaya transfer.

Migimo menawarkan dua solusi untuk memutus rantai ini. Pertama, Economic Sharing Remittance (ESR), di mana keuntungan transaksi remitansi yang selama ini sepenuhnya dinikmati operator dikembalikan sebagian kepada PMI sebagai anggota koperasi. Kedua, Remote Business Ownership (RBO), mekanisme yang memungkinkan PMI yang masih bekerja di luar negeri untuk memiliki saham usaha di Indonesia melalui pembelian Unit Modal Penyertaan, tanpa harus pulang terlebih dahulu.

Kedua model ini telah mendapat perlindungan hukum resmi dari negara melalui Merek Terdaftar No. IDM001418728 dan Hak Cipta No. 001058913 dari DJKI Kementerian Hukum RI, menjadikan Migimo sebagai IP-Based Economic System pertama di sektor remitansi PMI Indonesia.

Bukan Sekadar Proposal

Migimo bukan hanya gagasan di atas kertas. Per Mei 2026, platform ini mencatat Gross Transaction Value sebesar Rp136 juta dengan lebih dari 100 anggota terdaftar dan 86 calon anggota dalam antrian verifikasi. Jaringannya telah menjangkau 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, hingga ke Pennsylvania, Amerika Serikat.

Di tingkat kebijakan, tim Migimo telah menjalani serangkaian audiensi dengan pejabat tinggi KemenP2MI, mulai dari Wakil Menteri hingga Dirjen terkait. Migimo juga telah menandatangani NDA dengan PT Bank Mandiri untuk integrasi API QRIS Cross Border sebagai infrastruktur transaksi lintas negara.

Rekam Jejak yang Terus Memanjang

Sebelum lolos PIDI DIGDAYA, Migimo telah menorehkan sejumlah pencapaian kompetitif yang signifikan. Startup ini masuk Top 7 Garuda Spark (Komdigi), Top 38 Startup Layak Didanai ICEFF 2025 (Kemenkraf), dan meraih Best Impact & Sustainability di Venture Connect 2025. Saat ini Migimo tengah menjalani inkubasi di The Greater Hub SBM ITB dan Cubic Startup Incubator 2026.

"Migimo bukan sekadar aplikasi. Ini adalah gerakan ekonomi — agar PMI yang selama ini hanya menjadi penyumbang devisa, akhirnya bisa menjadi pemilik dari ekosistem ekonomi yang mereka bangun sendiri," ujar Tata Sugiarta.

Lolosnya Migimo ke 480 besar PIDI DIGDAYA x Hackathon 2026 menjadi sinyal kuat bahwa inovasi berbasis komunitas pekerja migran dari Jawa Barat siap bersaing di panggung nasional — dan berpotensi membawa dampak ekonomi yang jauh melampaui batas desa pengirim migran.

 

Informasi lebih lanjut:

  • Website: migimo.id
  • Aplikasi: Migimo di Google Play Store