Bandung - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat menggelar Workshop Peningkatan Usaha Koperasi bertema “Pemanfaatan Potensi Usaha Koperasi” yang diikuti oleh koperasi-koperasi tingkat provinsi, Kamis (26/6). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Publik Diskuk Jabar, Bandung, dan menghadirkan dua narasumber dari lembaga kepakaran koperasi nasional.

Workshop dibuka oleh Plh. Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi, Ravi Wisesha.,S.IP.,M.AP, yang dalam sambutannya menekankan bahwa koperasi memiliki dimensi sosial yang tak kalah penting dari aspek ekonomi.

“Koperasi bukan hanya tentang ekonomi, tapi juga tentang solidaritas, kekeluargaan, dan gotong royong,” ujar Ravi dalam pidato pembukaan.

Kegiatan ini menghadirkan Arifuddin, S.Pd. dari Lembaga Pendidikan Perkoperasian, serta Ilham Nasai dari Lembaga Studi Pengembangan Perkoperasian Indonesia sebagai narasumber utama. Keduanya memberikan pembekalan terkait strategi pengembangan unit usaha koperasi berbasis potensi lokal, pemetaan peluang pasar, hingga transformasi digital.

Para peserta workshop yang berasal dari koperasi tingkat provinsi Jawa Barat memperoleh sejumlah manfaat strategis dari kegiatan ini, di antaranya peningkatan wawasan dan strategi dalam mengelola usaha koperasi secara profesional, inspirasi dari praktik-praktik koperasi sukses yang mampu mengoptimalkan potensi lokal, serta akses terhadap berbagai peluang kemitraan, pembiayaan, dan digitalisasi usaha. Selain itu, workshop ini juga memperkuat semangat kolaborasi antar koperasi sebagai pondasi penting untuk bertumbuh dan berkembang bersama.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Diskuk Jabar untuk mendorong koperasi berkualitas, melalui peningkatan kapasitas manajerial dan pemanfaatan jejaring kemitraan secara aktif.

Diskuk juga menegaskan bahwa koperasi perlu mengembangkan pendekatan bisnis yang adaptif terhadap perubahan zaman, sekaligus tetap mempertahankan nilai-nilai dasar koperasi sebagai lembaga ekonomi berbasis anggota. (NZ)