Bandung,  — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui pembentukan dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sebagai wadah baru yang membuka peluang besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa untuk berkembang secara kolektif, inklusif, dan berkelanjutan.

Hal ini diungkap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina pada webinar  bertajuk “Mengenal KDMP: Peluang Baru UMKM Desa” yang digelar kolaborasi Dinas KUK Jawa Barat dengan Bank BRI pada Kamis (18/7). Yuke menegaskan, bahwa pembentukan Kopdes merupakan amanat langsung dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, yang mengedepankan pembangunan dari desa serta pemberdayaan masyarakat secara partisipatif dan terintegrasi.

“UMKM di desa memiliki potensi luar biasa, tetapi seringkali terhambat oleh akses pembiayaan, pasar, hingga pendampingan. Kopdes hadir sebagai solusi konkret agar pelaku UMKM desa dapat naik kelas melalui wadah kelembagaan yang kuat,” ujarnya.

Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menjadi simpul pemberdayaan ekonomi lokal berbasis komunitas desa, yang tidak hanya fokus pada usaha produktif semata, tetapi juga memperkuat gotong royong, kemandirian, dan keberlanjutan.

Dalam paparannya, disampaikan pula pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan seperti BRI, serta pendamping dan tokoh masyarakat desa dalam memperkuat ekosistem UMKM. BRI sendiri menyambut baik inisiatif KDMP, khususnya sebagai mitra strategis dalam penyaluran pembiayaan, digitalisasi transaksi, dan literasi keuangan bagi pelaku usaha desa.

Selain itu, Dinas KUK Jabar juga menekankan perlunya replikasi KDMP di seluruh desa Jawa Barat agar potensi ekonomi desa dapat dioptimalkan melalui pendekatan kelembagaan koperasi yang profesional dan akuntabel.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengakselerasi perwujudan ekonomi kerakyatan berbasis desa dan menunjukkan komitmen kuat Pemprov Jawa Barat untuk menciptakan pemerataan kesejahteraan melalui pemberdayaan UMKM di tingkat akar rumput. (de)

Editor : Nurwanto Ambari