Bandung – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Ketahanan Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa lebih dari 80 ribu unit Koperasi Desa (KOPDES) Merah Putih telah terbentuk di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikannya saat meninjau salah satu KOPDES Merah Putih di Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Selasa (24/6/2025). Kunjungan ini sekaligus persiapan menjelang peluncuran nasional program KOPDES Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto pada 19 Juli mendatang.              

Dalam kunjungannya, Zulkifli Hasan memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan dan kemajuan KOPDES Merah Putih Cileunyi Wetan. Ia menilai koperasi ini telah layak menjadi percontohan koperasi desa di Indonesia.

“Bagus, kantornya di sana, gudangnya ada, ini warungnya ya. Bagus,” ujar Zulkifli Hasan saat meninjau fasilitas koperasi.

Menurut Zulkifli, fasilitas koperasi yang sudah meliputi kantor, gudang, dan warung menunjukkan bahwa koperasi tersebut siap beroperasi secara mandiri. Ia juga menyebutkan bahwa sistem aplikasi dan barcode sudah berjalan, sehingga memudahkan pemantauan dan pengelolaan.

“Loloslah, lolos jadi KOPDES Merah Putih,” tambahnya.

Zulkifli Hasan juga menyampaikan bahwa ke depan, KOPDES akan memiliki armada truk sendiri untuk operasional. “Tadi sewa mobil, nanti punya mobil sendiri truk, ya. Punya truk sendiri,” ungkapnya. Ia optimis bahwa KOPDES ini hanya perlu fokus pada branding untuk lebih dikenal masyarakat.

Program KOPDES Merah Putih sendiri dinilai sebagai fondasi strategis untuk memperkuat ekonomi desa dan sistem distribusi pangan nasional. Dengan jumlah 80 ribu lebih unit yang sudah terbentuk, diharapkan KOPDES dapat berperan aktif dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tingkat desa.

Peluncuran nasional program ini oleh Presiden Prabowo Subianto pada 19 Juli 2025 menandai komitmen pemerintah dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa.(NZ)