BANDUNG – Founder Migimo, Tata Sugiarta, menerima kunjungan Kuliah Lapangan Mata Kuliah Kewirausahaan mahasiswa Program Magister Manajemen Ikopin University di UPTD Pendidikan dan Pelatihan Perkoperasian dan Wirausaha Provinsi Jawa Barat, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran lapangan mengenai praktik kewirausahaan, inovasi digital, dan pengembangan startup berbasis koperasi.

Kuliah lapangan dipimpin oleh Dr. Ir. Indra Fahmi, M.Si., Pembina Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Ikopin University, bersama tujuh mahasiswa MM Ikopin University. Tata Sugiarta didampingi Teguh Ari Prianto (CFO) dan Dadan Syarifudin (CAO) berdialog langsung dengan mahasiswa mengenai proses membangun startup hingga strategi model bisnis berorientasi pemberdayaan PMI.

Tata Sugiarta menceritakan bahwa Migimo lahir dari pengalamannya sebagai Pekerja Migran Indonesia di Jepang pada 2014-2017, di mana ia melihat berbagai tantangan yang dihadapi PMI, mulai dari layanan remitansi yang belum efisien hingga terbatasnya akses membangun usaha produktif di Indonesia.

"Pengalaman sebagai pekerja migran membuat saya memahami bahwa teknologi harus mampu menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi para PMI. Tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan melalui kepemilikan usaha dan pemberdayaan ekonomi," ujar Tata Sugiarta.

Dalam pemaparannya, Tata Sugiarta menjelaskan dua inovasi utama Migimo: Economic Sharing Remittance (ESR), sistem remitansi yang mengembalikan sebagian manfaat ekonomi kepada anggota, dan Remote Business Ownership (RBO), yang memungkinkan PMI memiliki usaha produktif di Indonesia meski masih bekerja di luar negeri.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan mahasiswa mengenai validasi ide bisnis, pengembangan produk digital, hingga tantangan inovasi berbasis koperasi. Dr. Ir. Indra Fahmi, M.Si., mengapresiasi keterbukaan Migimo dalam berbagi pengalaman, yang menurutnya memberikan perspektif komprehensif bagi mahasiswa mengenai proses membangun usaha yang berdampak bagi masyarakat.

 

Mengusung visi "Connecting Dreams", Migimo terus mengembangkan inovasi untuk menghubungkan Pekerja Migran Indonesia di 86 negara penempatan melalui layanan digital yang mendorong manfaat ekonomi lebih adil dan berkelanjutan bagi jutaan Pahlawan Devisa Indonesia.