Pada hari Rabu, 23 Juli 2025, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Webinar Peningkatan Usaha Koperasi dengan tema “Strategi Ekspor Produk Koperasi”. Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas, Dr. Tatang Suryana, S.Si., M.Si., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan daya saing koperasi Jawa Barat di pasar global. Webinar ini diikuti oleh lebih dari 660 koperasi dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat, menandakan tingginya antusiasme dan komitmen pelaku koperasi untuk meningkatkan skala usaha melalui jalur ekspor.

 Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama yang kompeten di bidang ekspor. Pada sesi pertama, Mochamad Lukmanul Hakim, S.S., M.M. memaparkan tentang tahapan dasar tata cara ekspor bagi UMKM dan koperasi. Ia menekankan bahwa koperasi di Jawa Barat memiliki potensi besar untuk mengakses pasar luar negeri seperti Amerika, Jepang, dan Filipina, dengan syarat koperasi harus memiliki setidaknya satu produk unggulan yang siap ekspor. Pemaparan meliputi tahapan ekspor, dokumen penting, segmentasi pasar global, hingga pentingnya standardisasi produk dan penguatan kapasitas SDM koperasi.

 Sesi kedua menghadirkan Miftahudin Shaf, S.H. dari Koperasi Produsen Gunung Berkah yang membahas tentang peran Sistem Resi Gudang (SRG) dalam menunjang ekspor komoditas. Koperasi GLB terbukti berhasil menjalankan ekspor komoditas seperti kopi, beras, dan teh ke beberapa negara, berkat pemanfaatan gudang berizin dan kerja sama dengan berbagai pihak seperti BAPPEBTI, Bank BJB, dan instansi daerah. Dengan sistem SRG, koperasi mampu meningkatkan nilai jual produk 20-40% dan membantu petani kecil mengelola waktu penjualan secara strategis.

Sesi tanya jawab berlangsung dinamis, menunjukkan antusiasme peserta untuk memahami strategi teknis dan administratif dalam menembus pasar global. Beberapa isu strategis yang dibahas termasuk kebutuhan legalitas, akses buyer potensial, fasilitas sertifikasi dan karantina produk, serta peran aktif Disperindag dan instansi lainnya dalam mendampingi koperasi menembus pasar internasional