BANDUNG — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Jawa Barat menggelar kegiatan Sekolah Pasar Modal pada Senin, 13 Oktober 2025, bertempat di Ruang Publik Diskuk Jabar.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman investasi bagi para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Diskuk Jabar.
Sekolah Pasar Modal menjadi wadah edukasi bagi pegawai untuk mengenal lebih jauh tentang mekanisme investasi yang sehat, aman, dan sesuai regulasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang cerdas dan berorientasi jangka panjang.
Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Dr. Tatang Suryana, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif BEI yang aktif mendorong peningkatan literasi keuangan di berbagai kalangan.
“Kami mengapresiasi langkah-langkah BEI yang terus mengedukasi masyarakat, termasuk kami para pegawai. Semoga kegiatan ini bisa turut menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Sementara itu, Adnan Bahalwan, Deputi Kepala Wilayah BEI Kantor Jawa Barat, yang hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya peran masyarakat, termasuk ASN, dalam memperkuat ekosistem pasar modal nasional.
“Investasi di pasar modal bukan hanya soal mencari untung, tapi juga berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi nasional. Berinvestasilah secara bijak, kita turut membantu pembiayaan perusahaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Adnan menjelaskan bahwa BEI secara rutin menyelenggarakan program literasi dan inklusi keuangan di berbagai instansi, termasuk lembaga pemerintahan, perguruan tinggi, dan komunitas masyarakat. Tujuannya, agar semakin banyak masyarakat yang memahami cara berinvestasi dengan aman dan terhindar dari praktik investasi bodong. (NZ)