Bandung — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Ramadhan Insight: Perkuat Sistem Keamanan Pangan Industri dengan Sertifikasi HACCP secara daring pada Kamis (6/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para pelaku usaha dari berbagai daerah di Jawa Barat yang ingin meningkatkan pemahaman mengenai standar keamanan pangan dalam industri makanan.

Acara ini menghadirkan Lili Nailufhar, S.Pd., M.Si, Lead Consultant Food Safety dari PT Agritama Sinergi Inovasi (AGAVI), sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya penerapan sistem Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) sebagai standar internasional untuk menjamin keamanan pangan serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.

Melalui sistem tersebut, pelaku usaha dapat mengidentifikasi potensi bahaya pada setiap tahapan produksi pangan, sekaligus menerapkan langkah pengendalian yang tepat agar produk yang dihasilkan tetap aman dan berkualitas.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Widyaningsih, S.E., M.M. Dalam sambutannya ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pelaku usaha, khususnya dalam aspek keamanan pangan.

“Kami berharap melalui kegiatan ini para peserta dapat memperoleh wawasan, pengetahuan, dan motivasi untuk mulai menerapkan sistem keamanan pangan yang lebih baik dalam usahanya masing-masing,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Diskuk Jabar berharap pelaku usaha di Jawa Barat semakin siap memenuhi standar keamanan pangan yang berlaku, sehingga produk UMKM dapat bersaing lebih luas di pasar nasional maupun internasional. *ZN