Purwakarta – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 1 Purwakarta, Senin (14/7/2025). Dalam kesempatan tersebut, jajaran Diskuk Jabar sekaligus memberikan pembekalan kewirausahaan kepada siswa baru sebagai bagian dari edukasi ekonomi kerakyatan sejak dini.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas KUK Provinsi Jawa Barat, Dr. Tatang Suryana, S.Si., M.Si., dan Irsyad, selaku Koordinator Daerah Pendamping UMKM Naik Kelas Kabupaten Purwakarta.
Dalam sambutannya, Tatang menyampaikan pentingnya menanamkan jiwa kewirausahaan kepada generasi muda. Ia menegaskan bahwa membangun semangat wirausaha di kalangan pelajar adalah salah satu upaya strategis dalam menciptakan kemandirian ekonomi dan membuka lapangan kerja di masa depan.
“Kewirausahaan bukan hanya tentang berdagang, tapi tentang keberanian mengambil peluang dan menciptakan nilai. Kita ingin siswa SMK tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan pekerjaan,” ujar Tatang.
Irsyad menambahkan bahwa pendidikan kewirausahaan perlu dimulai sejak usia sekolah agar pelajar mampu mengenali potensi diri dan lingkungan sekitar yang bisa dijadikan peluang usaha. Dalam sesi pembekalan, siswa juga dikenalkan pada kisah sukses pelaku UMKM serta program pendampingan UMKM Naik Kelas yang dapat menginspirasi mereka setelah lulus nanti.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi antarinstansi untuk mendorong lahirnya generasi muda yang produktif dan inovatif dalam dunia usaha. Diskuk Jabar berharap, lewat edukasi kewirausahaan di masa MPLS, para siswa dapat mengembangkan pola pikir kreatif, mandiri, dan adaptif terhadap tantangan ekonomi ke depan. (NZ)