KABUPATEN GARUT – Program Abdi Nagri Nganjang Ka Warga: Ngaprak Lembur kembali menjadi wadah bagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi, kebutuhan, sekaligus berbagai potensi yang dimiliki kawasan Garut Selatan.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk perwakilan pejabat struktural dan pejabat fungsional Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat. Mereka hadir dalam Apel Abdi Nagri Nganjang Ka Warga di Lembur Cikelet, Senin (7/9/2026), yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman.

Keterlibatan berbagai perangkat daerah dalam kegiatan ini mencerminkan semangat kolaborasi dan gotong royong aparatur sipil negara dalam memberikan perhatian serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah penanganan rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi masyarakat prasejahtera di Cikelet. Melalui dukungan dana yang dihimpun dari ASN dan relawan dalam gerakan Sapoe Sarebu, sebanyak 18 unit rutilahu berhasil direnovasi sehingga menjadi tempat tinggal yang lebih layak.

Dalam kunjungannya, Gubernur Jawa Barat juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Ia mengajak warga Garut Selatan untuk bersama-sama menjaga potensi alam dan kekayaan lokal yang dimiliki wilayah tersebut.

“Masyarakat Garut Selatan harus aktif dan peduli dengan kelestarian alam, jangan mudah menjual lahan, jaga karakter adat serta budaya lokal, dan dukung Pemerintah Jawa Barat untuk bisa membangun Jawa Barat menjadi lebih indah dan strategis, melalui kerja sama lintas sektor,” tuturnya.

Garut Selatan memiliki potensi alam yang besar untuk dikembangkan menjadi salah satu sumber kekuatan ekonomi masyarakat. Pengembangan kawasan tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan serta mempertahankan karakter budaya dan kearifan lokal yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat setempat. (zn)