Bandung,- Dalam rangka mempercepat pertumbuhan dan penguatan wirausaha dengan usaha yang inovatif, berbasis riset, teknologi dan berkelanjutan, Kementerian KUKM RI melalui Deputi Bidang Kewirausahaan menggelar “Entrepreneur Hub Bandung” bagi 200 wirausaha, di Hotel Horison Ultima Bandung, 30 April-1 Mei 2024.

Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian KUKM RI, Bastian mengatakan,  peserta diharapkan pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jawa Barat atau PLUT KUMKM yang ada di Jawa Barat. Diutamakan pelaku UMKM bergerak sector riil dan berbasis riset (agribisnis, akuakultur, fesyen, wellness, renewable energy, biofarmaka, digital dan teknologi, green economy dan sociopreneur.

“Selain itu, produk memiliki potensi ekspor, usaha  yang inovatif dan kreatif berbasis teknologi. Kita minta juga konsultan PLUT KUMKM di Jabar untuk memberikan pendampingan kepada para peserta entrepreuner hub,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas KUK Jabar, Rachmat Taufik Garsadi mengatakan, kegiatan entrepreneur HUB ini merupakan salah satu upaya dan inisiatif yang sangat penting dalam mengembangkan kewirausahaan di Indonesia.

Melalui program ini, para stakeholder dan pemangku kepentingan terlibat dalam upaya meningkatkan ekosistem kewirausahaan, memfasilitasi inovasi, dan memperkuat UMKM serta wirausaha di Indonesia. Dengan kolaborasi antara Kenkop dan UKM RI, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan pemerintah daerah, entrepreneur HUB menjadi wadah yang memungkinkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan inovatif. 

“Dalam kesempatan ini saya juga ingin menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dan potensi lokal untuk menciptakan bisnis yang berdaya saing tinggi. Dengan fokus pada upscaling UMKM dan wirausaha, kegiatan ini memberikan dorongan bagi para peserta untuk terlibat aktif dalam menciptakan ide kreatif dan inovatif yang dapat membawa dampak positif bagi ekonomi Indonesia khususnya di Jawa Barat,” katanya.

Diharapkan melalui entrepreneur HUB, para peserta dapat terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka, serta memperluas jaringan kerja untuk mencapai kesuksesan dalam dunia kewirausahaan.

Beliau mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan acara ini khususnya Kemenkop & UKM RI, kontribusi semua pihak sangat berarti dalam mewujudkan visi bersama untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif, beragam, dan berkelanjutan.

Deputi bidang kewirausahaan, Siti Azizah mengatakan, Entrepreneur Hub menjadi sebuah pusat inovasi dan pertemuan untuk para pelaku UMKM. Pelaku UMKM berkumpul di Entrepreneur Hub untuk berbagi pengalaman, ide, dan wawasan bisnis. Mereka saling mendukung dan memotivasi satu sama lain. Mereka mendapat akses ke pelatihan dan workshop tentang manajemen bisnis, pemasaran, dan teknologi.

Entrepreneur Hub juga menyediakan ruang co-working dan akses ke peralatan serta teknologi terbaru untuk membantu pengembangan produk dan layanan mereka. Dengan adanya Entrepreneur Hub, pelaku UMKM memiliki harapan untuk mengembangkan bisnis mereka, meningkatkan penjualan, dan meraih kesuksesan dalam skala yang lebih besar. (Ade*)