BANDUNG,- Pemerintah mendorong pelaku UMKM untuk ekspor. Namun, dilapangan pelaku UMKM menghadapi banyak kendala diantara keterbatasan sumber daya dan kapasitas, pemasaran dan promosi, logistik dan distribusi, kurang pegetahuan dan dukungan. Untuk itu, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat menggelar Advokasi dan Literasi UMKM Ekspor yang diikuti pelaku UMKM di Jabar, di Hotel Sunshine Resort and Convention, Rabu (24/4).
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi mengatakan, pelaku UMKM dalam perekonomian nasional memiliki peran yang penting dan strategis. Oleh karenanya untuk memastikan agar UMKM tetap bertahan, pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mendorong tumbuh kembangnya UMKM.
Pelaku UMKM masih memiliki berbagai kendala, yang diantaranya adalah akses pasar ke luar negeri atau ekspor. Padahal ekspor memiliki peran yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Melalui kegiatan ekspor, kita dapat memperluas pasar, meningkatkan pendapatan, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan roda perekonomian secara keseluruhan.
Oleh karena itu, upaya untuk terus meningkatkan literasi dan keterampilan dalam hal ini adalah suatu keharusan. Menurut laporan BPS, Jawa Barat merupakan provinsi dengan nilai ekspor terbesar sepanjang Januari-Desember 2022, yakni 38,5 miliar us dollar atau 13,22% dari total ekspor nasional.
Selain menjadi kendala ternyata ekspor juga menjadi tantangan dan potensi yang besar untuk dapat dimaksimalkan terlebih oleh para pelaku UMKM Jabar.Melalui kegiatan ini, bukan hanya sekadar forum untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun jaringan kerjasama dan kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Saya berharap, melalui diskusi dan interaksi yang terjalin di dalam acara ini, kita dapat mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dan mencari solusi terbaik untuk mengatasinya. Saya mengajak kita semua untuk bersikap proaktif dalam mengambil manfaat dari setiap materi dan informasi yang disampaikan. Acara ini sebagai momentum untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing kita dalam pasar global,” katanya. (ade*)
Foto : Nurwanto Ambari