BANDUNG,- Kick Off Program Wirausaha Baru 2024, dengan tema “Sinergi dan Kolaborasi Menuju UMKM Naik Kelas”, di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok Senin (20/5/2024) dibuka Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono, hadir Sekretaris Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian KUKM RI, Bastian, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Rachmat Taufik Garsadi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM (DKUM) Kota Depok, M. Thamrin menjelaskan, sasaran program WUB tahap 3 tahun 2024 sebanyak 1.800 dari target program 5.000 Pengusaha Baru dan 1.000 Perempuan Pengusaha. Program yang seharusnya berjalan mulai dari tahun 2022 hingga 2026, bisa kita selesaikan dalam waktu 3 tahun.

Tujuan Program tersebut, kata Thamrin, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan wirausaha yang benar dan keterampilan manajemen. Selain itu,  untuk meningkatkan produk pemasaran dengan teknologi digital, menyerap tenaga kerja dan membuat keluarga sejahtera.

Sedangkan pendamping, lanjutnya, saat ini sudah ada 63 pendamping Kelurahan, 11 pendamping Kecamatan dan 7 pendamping tingkat Kota. Semua pendamping, sudah mengikuti Training of Trainers (ToT), pada bulan April lalu. 1.900 peserta yang akan mengikuti program WUB tahun 2024, seluruhnya berasal dari Kota Depok dan telah melalui seleksi administrasi, dengan mendaftar secara online.

Pelatihan, akan mulai dilaksanakan 21 Mei 2024. Narasumber  berasal dari praktisi pengusaha dan akademisi, Dinas KUK Jabar dan lembaga keuangan.Materi yang diberikan antara lain, terkait mindset wirausaha, produk, marketing, selling, budgeting dan perijinan serta perkoperasian.

Sementera Kepala Dinas KUK Jabar sangat antusias menyambut kegiatan Kick Off Program Wirausaha Baru Kota Depok. Sasaran 1.800  peserta, hal ini sangat luar biasa. Pemprov Jabar menyampaikan apresiasi kegiatan ini.

Kegiatan pendampingan ini telah berhasil terbukti, Indikator jumlah naker yang serap semakin banyak. Usaha yang dilakukan para UMKM Kota Depok semakin berkembang.

Para pendamping juga mendorong pengembangan ekosistem UMKM di wilayahnya. Tujuannya menguatkan pemasaran dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait. "Tanpa jejaring stakeholder UMKM sulit untuk berkembang. Saya harapkan UMKM Depok Naik Kelas", jelasnya.  (ade)*

Foto : Nurwanto Ambari