Bandung,-Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat kembali menggelar ajang tahunan bergengsi Dekranasda Jabar Awards 2025,  yang bertepatan dengan rangkaian kegiatan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) ke-18 dibuka secara resmi oleh H. Sumasna, ST, MUM, Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, di Kantor Dekranasda Jabar, Kamis (18/7).

Acara ini menjadi momentum penting dalam mengapresiasi dedikasi, inovasi, dan ketangguhan para pelaku ekonomi kreatif, UMKM, serta pengrajin dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat yang selama ini menjadi ujung tombak dalam mempertahankan warisan budaya lokal dan memperkuat perekonomian daerah.

Sumasna mengatakan,  Dekranasda Jabar Awards bukan hanya ajang penghargaan, melainkan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan media untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing global.

“Karya-karya yang dihasilkan para pelaku usaha ini bukan sekadar produk, tetapi cerminan karakter dan identitas Jawa Barat yang layak tampil di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui berbagai perangkat daerah terus berkomitmen mengalokasikan dukungan dalam bentuk pelatihan, pengembangan kapasitas, promosi, hingga akses pasar digital guna memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.

Dekranasda Provinsi Jabar pun mendapat apresiasi tinggi atas peran aktifnya dalam mendorong pertumbuhan sektor kerajinan yang mampu mengangkat kekayaan budaya daerah ke kancah global.

Selain penghargaan bagi pelaku usaha unggulan, acara ini juga dirangkaikan dengan workshop bagi peserta, yang bertujuan meningkatkan kapasitas mereka dalam menghadapi tantangan era digital dan globalisasi.

Ia berpesan agar para pelaku usaha terus menjaga semangat berkarya dan berinovasi. “Jangan pernah berhenti berkarya, karena setiap produk yang Anda hasilkan adalah warisan untuk generasi mendatang dan penggerak ekonomi Jawa Barat yang lebih maju,” tutupnya.

Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, mengatakan,  Dekranasda Jabar Awards tidak hanya menjadi panggung penghargaan, tetapi juga ruang sinergi dan inspirasi bagi para pelaku ekonomi kreatif dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

“Melalui Dekranasda Jabar Awards, kita memperkuat peran UMKM dan pengrajin sebagai aktor utama dalam penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Kegiatan ini menjadi ajang peningkatan daya saing dan promosi produk unggulan daerah,” ujar Noneng.

Dalam pelaksanaannya, PKJB 2025 melibatkan kolaborasi antara Dekranasda, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Bank Indonesia. Kegiatan ini diisi oleh berbagai program strategis, di antaranya pameran produk unggulan, peragaan produk, promosi melalui konten digital, workshop pengembangan produk, hingga ajang kompetisi Dekranasda Jabar Awards yang pemenangnya akan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional, yakni Dekranas Awards.

Ketua Dekranasda juga menekankan bahwa tahun ini merupakan tahun inovasi dan kebangkitan daya saing produk lokal. Oleh karena itu, setiap kabupaten/kota diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas dan kreativitas dalam menghasilkan produk kerajinan yang tidak hanya menarik secara estetika, namun juga memiliki nilai ekonomi tinggi. (de)