BANDUNG– Menyambut bulan suci Ramadan, sebuah gelaran bertajuk Festival Takjil resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina di Gedung Senbik Bandung, Selasa (10/3).
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat dalam mencari menu berbuka puasa sekaligus menggerakkan roda ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Yuke Septina, menjelaskan bahwa festival tahun ini mengusung tema yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Fokus utama kali ini adalah penyediaan beragam takjil, namun tetap menyajikan pilihan produk lain yang menarik.
"Tahun ini temanya berbeda, jadi Festival Takjil. Kami menyiapkan kebutuhan untuk berbuka puasa, tidak hanya makan dan minum, tapi ada juga produk fashion serta bahan makanan unik yang bisa diolah sendiri oleh ibu-ibu di rumah," ujar Yuke saat ditemui di lokasi acara, Selasa (10/03/2026).
Festival ini diikuti oleh sedikitnya 31 tenan yang menjajakan berbagai macam produk kuliner dan kebutuhan rumah tangga. Selain pameran produk, selama tiga hari pelaksanaannya, pengunjung juga akan disuguhi berbagai kegiatan menarik lainnya, seperti sosialisasi dan pengenalan produk-produk baru.
Yuke berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan, baik bagi pedagang maupun pembeli.
"Harapan kami, produk-produk UMKM ini bisa terjual habis karena ini berkaitan langsung dengan pendapatan mereka. Di sisi lain, masyarakat juga bisa terfasilitasi untuk memenuhi kebutuhan harian mereka dengan harga yang terjangkau," tambahnya.
Masyarakat yang ingin berburu takjil atau sekadar melihat-lihat produk UMKM lokal diajak untuk segera datang ke lokasi. Panitia menegaskan bahwa acara ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya masuk.
"Masyarakat yang mau ikut bergabung atau sekadar berkunjung, silakan datang saja karena ini gratis, tidak dikenakan biaya apapun," pungkas Yuke. (ade)