Bandung — Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Provinsi Jawa Barat menggelar Workshop Penumbuhan dan Pengembangan Kewirausahaan: Digitalisasi Kewirausahaan Menuju Ekonomi Kreatif dan Inovatif di Jawa Barat di Aula Bung Hatta Diskuk Jabar, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini diikuti mahasiswa, calon wirausaha muda, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum yang ingin memperdalam pemahaman mengenai peluang usaha di era digital dan ekonomi kreatif.
Kepala Bidang Pengembangan Usaha Kecil Diskuk Jabar, Danny Fulton, S.Hut., M.Eng., M.Sc, dalam sambutannya mengapresiasi semangat para peserta yang terus belajar dan beradaptasi di tengah perkembangan teknologi.
“Saya mengapresiasi beberapa peserta yang sudah menjalani usaha selama beberapa tahun, tetapi tetap haus akan informasi dan terus belajar,” ujarnya.
Danny menilai, perkembangan dunia digital telah mengubah pola persaingan usaha. Pelaku UMKM kini tidak lagi hanya bersaing di tingkat lokal atau regional, tetapi telah terhubung dengan pasar yang lebih luas.
“Ketika terjun di dunia digital, itu tidak hanya level lokal regional lagi, kita terhubung dengan dunia yang lebih luas,” katanya.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber yang membahas perkembangan kewirausahaan digital dan ekonomi kreatif dari berbagai sudut pandang.
Narasumber pertama, Prof. Wawan Dhewanto, Ph.D dari School of Business and Management ITB, memaparkan perkembangan ekosistem digital dan peluang usaha di tengah transformasi teknologi. Ia menjelaskan bagaimana perkembangan startup digital, pemanfaatan teknologi sebagai inti bisnis, hingga perubahan perilaku konsumen telah mengubah lanskap dunia usaha.
Sementara itu, Bayu Kharisma menjelaskan bahwa kewirausahaan digital dan ekonomi kreatif kini menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi modern. Menurutnya, kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor penting dalam menciptakan nilai tambah dan daya saing usaha.
Adapun narasumber lainnya, Dr. Vilma Dewi Anggraeni, S.Sos., M.Si, membahas perubahan pola bisnis dari sistem konvensional menuju digitalisasi. Ia menekankan pentingnya kemampuan adaptasi pelaku usaha dalam menghadapi perubahan perilaku pasar dan perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat.
Melalui workshop ini, Diskuk Jabar berharap pelaku UMKM dan calon wirausaha muda dapat meningkatkan kapasitas dan wawasan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya pelaku usaha kreatif dan inovatif yang mampu bersaing di era ekonomi digital. *ZN